Penjelasan Diagram Siklus Instruksi dan Struktur CPU | SONZDESIGN
Cari Berita

Penjelasan Diagram Siklus Instruksi dan Struktur CPU

Febri Dinanti
Minggu, 12 Mei 2019



Penjelasan tentang diagram siklus instruksi dari CPU :


1. IAC ( Instruction Address Calculation ) , pertama IAC yang menentukan alamat perintah berikutnya yang akan di eksekusi. Biasanya melibatkan penambahan bilangan tetap ke alamat perintah sebelumnya.
2. IF ( Instruction Fetch ) , selanjutnya di terima oleh IF yang dimana ia membaca atau menerima perintah dari lokasi memorinya ke CPU.
3. IOD ( Instruction Operation Decoding ) , lalu IOD menganalisa perintah untuk menentukan jenis operasi apa yang akan di bentuk dan operand yang  akan di gunakan.
4. OAC ( Operand Address Calculation ) , OAC yang menentukan alamat operand, hal ini terjadi apabila melibatkan referensi operand pada memori.
5. OF ( Operand Fetch ) , selanjutnya OF mengambil operand dari memori atau dari modul input / output.
6. DO ( Data Operation ) , dilanjutkan dengan DO yang membentuk operasi yang di perintahkan dalam instruksi.
Disini setelah DO melakukan tugasnya di lanjutkan oleh OAC membentuk operand kembali.
7. OS ( Operand Stone ) , OS menyimpan hasil eksekusi ke dalam memori.
OS melanjutkan ke instruksi selanjutnya yang dimana kembali lagi ke IAC dan seperti itulah siklus instruksi dari CPU terjadi

Pada IF,OF dan OS merupakan akses CPU ke memori atau modul input / output. Sementara pada IAC, IOD, OAC dan DO merupakan operasi internal CPU.

Definisi Struktur CPU ( Register ) :

1. Accumulator
Accumulator merupakan tempat penampungan suatu nilai. Nilai yang masuk akan dijumlahkan dengan nilai yang ada di dalamnya, sehingga accumulator dapat dipakai untuk menentukan nilai total dari penjumlahan suatu bilangan.


2. Temporary Register ( MQ )
Register yang menyimpan hasil sementara, yang dimana setiap register sementara memiliki akses satu penulisan dan tiga kali bacaan.

3. IBR ( Instruction Buffer Register )
Digunakan untuk penyimpanan sementara instruksi sebelah kanan word di dalam memori.

4. IR ( Instruction Register )
Berisi instruksi 8 bit kode operasi yang akan di eksekusi.

5. PC ( Program Counter )
Berisi alamat pasangan instruksi berikutnya yang akan diambil dari memori.

6. MBR ( Memory Buffer Register )
Berisi sebuah word yang akan disimpan di dalam memori atau digunakan untuk menerima word dari memori.

7. MAR ( Memory Address Register )
Untuk menentukan alamat word di memori untuk dituliskan dari MBR atau nantinya yang akan di baca oleh MBR.

Sumber :
1. http://irma14.blogspot.com/2008/12/accumulator-counter-dan-switching.html
2. https://docs.microsoft.com/en-us/windows/desktop/direct3dhlsl/dx9-graphics-reference-asm-vs-registers-temporary
3. https://dhenga316.wordpress.com/2011/01/16/jenis-jenis-register/